Newsflash

Pembaruan agraria atau reforma agraria adalah suatu penataan ulang atau restrukturisasi pemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agraria, terutama tanah dan air untuk kepentingan petani, buruh tani, dan rakyat miskin pada umumnya yang sekaligus menjadi landasan menuju proses transformasi sosial misalnya landasan bagi industrialisasi nasional yang kuat.

A Free Template From Joomlashack

A Free Template From Joomlashack

Share on facebook

GTranslate

Who's Online

We have 4 guests online
Press Release: Deklarasi dan Kongres III PERGERAKAN 2011 untuk Hak Asasi Manusia PDF Print E-mail
Written by Admin   
Saturday, 10 December 2011 19:16

Kekayaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah ruah seakan menjadi percuma, karena kemiskinan terus menyergap mayoritas rakyat Indonesia. Ini akibat kebijakan dan kepemimpinan politik negara yang tidak berpihak pada rakyat mayoritas.

Banyak penyebab antara lain kebijakan kekuasan hanya berpihak pada keinginana kelompok tertentu, sehingga 32 juta petani Indonesia hanya menjadi buruh tani karena tidak memiliki tanah, sedangkan 90 juta jiwa merupakan petani subsisten atau petani gurem.

Akibat lain dari kebijakan ngawur itu ialah merebaknya kemiskinan yang menimpa 2,8 juta keluarga nelayan tangkap, 63,5% rakyat miskin di Indonesaia adalah masyarakat yang hidup di kawasan pesisir dan pedesaan. Kemiskinan di negeri ini terus berkembang dan menghampiri kaum buruh serta pengabaian terhadap eksistensi kaum perempuan Indonesia yang hingga kini tidak beranjak dari posisinya yang lemah dalam berbagai relasi ekonomi, politik dan sosial.

Read more...
 
Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia PDF Print E-mail
Written by Admin   
Saturday, 10 December 2011 01:35

Kongres III PERGERAKAN yang berlangsung tanggal 8 – 9 Desember 2011 dan bertempat di Lembang – Bandung, telah resmi ditutup. Perubahan mendasar yang selama ini menjadi cita-cita dan PERGERAKAN adalah membentuk sebuah konfederasi multi-sektor akhirnya terwujud. PERGERAKAN bukan lagi perkumpulan tetapi telah menjadi KONFEDERASI PERGERAKAN RAKYAT INDONESIA yang beranggotakan Federasi-federasi Nasional dari sector gerakan Petani, Buruh, Perempuan, Nelayan dan Masyarakat adat.

Perubahan platform ini sekaligus menghapus sistem keanggotaan PERGERAKAN “lama” yang terdiri dari anggota individu dan Organisasi-organisasi Rakyat. Saat ini, yang menjadi anggota PERGERAKAN adalah Federasi nasional yang telah memiliki wilayah keanggotaan paling sedikitnya tiga propinsi dan gabungan-gabungan Organisasi Rakyat. Adapun ketujuh anggota pergerakan saat ini adalah Federasi Hapsari, Persatuan Pergerakan Petani Indonesia (P3I), Federasi Serikat Nelayan Nusantara (FSNN), Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) dan tiga gabungan organisasi rakyat, yaitu: GASBI (Gabungan Serikat Buruh Indonesia), KBI (Koalisi Buruh Indonesia) dan GEMA (Gerakan Masyarakat Adat).

Read more...
 
Press Release: Ratusan Petani Tewas Akibat Bergerak Merebut Hak Atas Tanah PDF Print E-mail
Written by Admin   
Saturday, 10 December 2011 01:06

 

Bandung, 7 Desember 2011 – Selama periode pasca reformasi korban petani penggarap yang meninggal dunia mencapai 120 orang, akibat diterjan peluru aparat, padahal disisi lain proses perkembangan organisasi tani nasional tumbuh bak jamur. Namun ironisnya 2 sisi tersebut tidak pernah saling bertemu, seolah masing – masing berjalan direlnya masing – masing

Menurut Ketua Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana, proses perjuangan kaum tani tak bertanah dan petani gurem yang jumlahnya jutaan dinegeri ini pada awal reformasi seperti mendapat gairah dan tenaga baru untuk bangkit dan merebut kemenangan, namun setelah melalui proses panjang ternyata tidak  menemukan titik terang.

Menginsyafi hal ini ribuan petani dan aktivis tani serta Pergerakan, hari ini menggelar  Konferensi Nasional Gerakan Tani Th 2011 Dengan Tema  “Bergerak  Merebut Hak Atas Tanah”.

Last Updated on Saturday, 10 December 2011 01:42
Read more...
 
Press Release: Deklarasi Federasi Nasional Gerakan Perempuan PDF Print E-mail
Written by Admin   
Saturday, 10 December 2011 01:04

Bandung, 5 Desember 2011 – Sebagai organisasi perempuan  independen yang dibangun dari dan oleh kaum perempuan grassroots, HAPSARI (Himpunan Serikat Perempuan Indonesia) terus tumbuh dan berkembang membangun gerakan perempuan untuk melakukan berbagai perubahan sosial, ekonomi dan budaya.

Memasuki usia ke 21 di tahun 2011 ini, HAPSARI menggelar Kongres Nasional Dan Konferensi Nasional Perempuan Pemimpin Lokal yang belangsung di Yogyakarta 2- 4 Desember 2011, dilanjutkan dengan Deklarasi pada hari ini di Bandung.

Menurut ketua HAPASRI Lely Zailani, Kongres ini diikuti 10 Serikat Perempuan Independen tingkat kabupaten dan sekitar 2000 orang individu perempuan basis di dalamnya. Tema Kongres kali ini ialah “Menggerakkan Perubahan Dari Desa”

Read more...
 
Press Release Konferensi Nasional Gerakan Buruh: Membangun Persatuan Gerakan Buruh Multi-sektor PDF Print E-mail
Written by Admin   
Saturday, 10 December 2011 00:59

Bandung, 7 Desember 2011 - “Persoalan buruh adalah persoalan panjang negeri ini, persoalan yang juga menyangut harga diri bangsa, lihat saja rakyat pekerja Indonesia saat ini dimobilisasi ke dalamnya sebagai kuli-kuli pasar bebas tanpa jaminan keselamatan dan kesejahteraan”.

Demikian dikatakan Wakil Presiden Konfederasi Sarikat Merdeka (KSN) M. Muchtar, pada acara Deklarasi dan Konferensi Nasional Buruh Se-Indonesia 7 Desember 2011 di Bandung, dengan tema “Membangun Persatuan Gerakan Buruh Multisektor”

Menurut Muchtar, kaum buruh Indonesia dibiarkan bersaing dengan pengusaha yang menguasai tanahnya sendiri dengan teknologi dan modal besar, tanpa perlindungan. Posisi buruh seperti terasing di negeri sendri maupun para TKI di luar negeri.  Pada tahun 2010,  di Indonesia ada 65 persen pekerja kontrak dan outsourcing, itu berarti  hanya tinggal 35 persen pekerja tetap dari 33 juta pekerja formal di Indonesia, ini sebuah pengabaian.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3


 
Free Joomla Templates by JoomlaShack.com